Ini Kisahku, Bagaimana Dengan Kisahmu? Mencari Jati Diri di Tengah Pandemi

Ini Kisahku, Bagaimana Dengan Kisahmu?

Mencari Jati Diri di Tengah Pandemi

Malam bertabur bintang, angin berhembus lembut, dan musik melow mengalun di sebuah café outdoor. Di sanalah Aditiya Saputra, seorang mahasiswa berusia 20 tahun, sering duduk menenangkan diri dengan segelas jus. Namun di balik ketenangan itu, hatinya penuh kegelisahan: apakah ia mampu sukses, atau hanya menjadi beban keluarga? Ia merasa belum menemukan keunggulan dalam dirinya, seolah jati diri masih terselubung kabut.

Pandemi Covid-19 dan kebijakan PPKM membuat hidup semakin terbatas. Namun sebuah postingan teman dengan sertifikat dan piala membangkitkan semangatnya. Dari sana, Aditiya bertekad untuk produktif, mencari peluang lomba dan webinar yang sesuai dengan minatnya: menggambar, menulis cerita pendek, menyanyi, kepemimpinan, dan public speaking. Ia membuat to-do list, mengatur waktu, dan mulai menantang dirinya.

Rintangan datang silih berganti. File cerita pendeknya terhapus saat laptop diinstal ulang. Lukisan yang hampir selesai rusak karena tertimpa jus di café. Putus asa sempat menguasai pikirannya. Namun sebuah logo peringatan HUT RI ke-76 di televisi dengan slogan “Indonesia Tumbuh, Indonesia Tangguh” menyadarkannya: untuk tumbuh, ia harus tangguh. Ia kembali bangkit, mengulang lukisan dengan hasil lebih indah, menemukan kembali file cerpen berkat temannya, dan merekam suara melownya untuk lomba menyanyi.

Tanggal 17 Agustus 2021, malam peringatan kemerdekaan, ia merenung tentang perjuangan para pahlawan melawan penjajah dengan bambu runcing, lalu membandingkannya dengan perjuangan generasi kini melawan virus tak kasat mata. Semangat itu membuatnya lebih kuat. Dan ketika pengumuman lomba tiba, semua jerih payahnya terbayar: ia memenangkan lomba menggambar, menulis cerita pendek, dan menyanyi. Dari keterpurukan lahir keberanian. Dari kegagalan lahir keteguhan. Dari pandemi lahir produktivitas. Aditiya menemukan jati dirinya: seorang mahasiswa yang mampu bangkit, berprestasi, dan bermanfaat, meski dunia sedang dilanda krisis.

Posting Komentar

0 Komentar